Batasan-batasan Allah dan Yang DiharamkanNya
الحديث الثلاثون: حُدُوْدُ اللهِ وَحُرُمَاتُه
عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ جُرثُومِ بنِ ناشرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ فَرَضَ فَرَائِضَ، فَلَا تُضَيِّعُوهَا، وَحَدَّ حُدُودًا فَلَا تَعْتَدُوهَا، وَحَرَّمَ أَشْيَاءَ، فَلَا تَنْتَهِكُوهَا، وَسَكَتَ عَنْ أَشْيَاءَ رَحْمَةً لَكُمْ غَيْرَ نِسْيَانٍ، فَلَا تَبْحَثُوا عَنْهَا. (حَدِيثٌ حسنٌ، رَوَاهُ الدارقطني وَغَيْرُهُ)
Ertinya: Dari Abi Tsa’labah al-Khusyani Jurtsum bin Nasyir r.a., dari Rasulullah s.a.w., sabdanya: “Sesungguhnya Allah ta’ala telah menetapkan beberapa kewajipan, maka janganlah kalian mengabaikannya. Dia telah menetapkan beberapa batasan, maka janganlah kalian melampauinya. Dia telah mengharamkan beberapa perkara, maka janganlah kalian melanggarnya. Dia telah mendiamkan beberapa perkara kerana kasih sayangNya terhadap kalian dan bukan karena lupa, maka janganlah kalian mencari-cari tentangnya. (Hadis hasan riwayat Daruquthni dan lainnya).