Bila Singa Menampakkan Taringnya Jangan Sangka Ia Tersenyum
اِذَا رَأَيْتَ نُيُوْبَ اللَّيْثِ بَارِزَةً * فَلَا تَظُنَّنَّ أَنًّ اللَّيْثَ يَبْتَسِمُ
Apabila engkau melihat taring singa sedang kelihatan * Maka jangan sekali-kali engkau menyangka bahawa singa itu sedang tersenyum.
Penyair
- Al-Mutanabbī (المتنبي).
- Salah seorang penyair Arab klasik paling masyhur dalam sejarah kesusasteraan Arab.
- Hidup pada abad ke-10 M, 915–965 M.
Pengajaran
- Syair ini menggambarkan singa yang menampakkan taringnya, seolah-olah tersenyum, padahal itu tanda amarah dan bahaya.
- Ungkapan ini sering digunakan sebagai perumpamaan tentang seseorang yang kelihatan lembut atau tersenyum, tetapi sebenarnya sedang menyimpan kemarahan atau bahaya.
- Ia memberi peringatan agar tidak tertipu oleh penampilan luar — tidak semua yang tampak indah itu aman.
- Syair ini mengajar kebijaksanaan dalam menilai sesuatu.
- Kadang-kadang “senyuman” seseorang bukan tanda mesra, tetapi tanda ancaman atau strategi.
- Juga boleh difahami sebagai peringatan agar berhati-hati terhadap musuh yang berpura-pura bersahabat.