Hadis 40: 16. Jangan kamu marah **

HADITS KEENAM BELAS

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلاً قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَوْصِنِي، قَالَ : لاَ تَغْضَبْ فَرَدَّدَ مِرَاراً، قَالَ: لاَ تَغْضَبْ  [رواه البخاري]


 

Kosa kata:

(أَوْصِـ(نِي: Nasihatilah (saya)

لا: Jangan

ردّد: Mengulanginya 

تغضب: (engkau) marah

مراراً: Berkali-kali

 


 

Terjemah hadits:

Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu sesungguhnya seseorang bertanya kepada Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam: (Ya Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam ) nasihatilah saya. Beliau bersabda : Jangan kamu marah. Dia menanyakan hal itu berkali-kali. Maka beliau bersabda: Jangan engkau marah. (Riwayat Bukhari)

 


 

Kandungan Hadist:

  1. Anjuran bagi setiap muslim untuk memberikan nasihat dan mengenal perbuatan-perbuatan kebajikan, menambah wawasan ilmu yang bermanfaat serta memberikan nasihat yang baik. 
  2. Larangan marah. 
  3. Dianjurkan untuk mengulangi pembicaraan hingga pendengar menyadari pentingnya dan kedudukannya. 

 


 

Tema hadits:

  1. Meninggalkan sifat pemarah: 3 : 159, 3 : 134

Hadith 40 No 16 Jangan Marah Bagimu Syurga (Sesi 1)

Hadith 40 No 16 Jangan Marah Bagimu Syurga (Sesi 2)