Kubur Wali atau Masjid? Dialog Syeikh al-Arifi Dengan Pelajar Indonesia Di Yaman

Dialog Syaikh al-Arifi dengan Santri Indonesia

Syeikh al-Arifi: Engkau membaca al-Quran di samping kuburan?

Pelajar: Ya!

Syeikh al-Arifi: Apa manfaat yang kau peroleh?

Pelajar: Untuk mendekatkan diri (kepada Allah)

Syeikh al-Arifi: Bagaimana?

Pelajar: Seumpama kita punya hajat. Kita baca al-Quran di kuburan wali, nanti Allah mudahkan memperoleh ilmu.

Syeikh al-Arifi: Siapakah yang mengajarkan kamu perkara ini? Di Indonesia atau di sini (Yaman)?

Pelajar: Di sini (Yaman).. Di Indonesia juga begitu.

Syeikh al-Arifi: Jadi mereka mengajarkan, kalau membaca al-Quran hendaklah di kuburan wali, dan Allah akan menambahkan ilmu?

Pelajar: Insyaallah

Syeikh al-Arifi: Kalau kamu membaca al-Quran di masjid, bukankah ilmu juga akan bertambah?

Pelajar: Sudah tentu!

Syeikh al-Arifi: Melalui pintu mana ilmu itu lebih terbuka? Di Masjid atau di sini (kubur wali)?

Pelajar: Kalau menurut pendapat saya.. Kedua-duanya.

Syeikh al-Arifi: Pada dua tempat tersebut sama baiknya?

Pelajar: Tidak

Syeikh al-Arifi: Di mana yang lebih baik?

Pelajar: Bergantung kepada sangkaan kita.. Pertolongan akan datang sesuai persangkaan baik kita.

Syeikh al-Arifi: Baiklah.. Membaca al-Quran di samping kuburan, apakah itu lebih membuka ilmu rabbani? Atau membacanya di masjid?

Pelajar: Itu bergantunga persangkaan baik kita.

Syeikh al-Arifi: Menurut persangkaanmu, mana lebih baik? Di sini (kubur wali) atau di masjid?

Pelajar: Di sini

Syeikh al-Arifi: Jadi membacanya di sini, lebih agung dan besar untuk terbukanya ilmu rabbani daripada di masjid?

Pelajar: Ya.. Insyaallah..

Syeikh al-Arifi: Tahukah engkau, kalau Nabi s.a.w. melarang membina bangunan di kuburan, menghadapkan hati ke kuburan (mengharapkan berkat), dan yang seperti ini termasuk syirik?

Pelajar: Tidak tahu

Syeikh al-Arifi: Kamu belum pernah dengar sebelumnya? Dalam riwayat Muslim, Nabi s.a.w. melarang meninggikan, menyimen dan membangun kuburan. Membaca al-Quran itu tempatnya di masjid. Beribadah kepada Allah di masjid itu jauh lebih baik daripada beribadah di kuburan. Betul? Semoga Allah memberkati kamu

 

Kategori Berita: